Puisi (MENGUBUR MASA LALU)

MENGUBUR MASA LALU

Perlahan kubuka lagi penutup peti

Untuk terakhir kali ingin kutatap sekali lagi semua

Sungguh sedih rasanya, meski berpisah dengan masa laluku

Masih terlihat jelas di situ kisah-kisah ceria kita,

Sapa penuh cintamu yang menggoda jiwaku

Kukira itu bukan hanya sepotong dongeng

Yang kau peran begitu sempurna yang bertujuan untuk menyakitiku

Suara-suaramu, seakan masih bergema ditelingaku

Yang menyatakan kerinduan, disaksi rintik hujan

Dan suara padat kendaraan yang berkeliaran di kotamu

Aroma cintamu pun, masih melekat di nafasku

Perlahan kututup peti mati masa laluku

Akan kukubur semuanya di sepetak tanah cinta

Dimana ia setiap malam akan disentuh cahaya bintang biru

Dan berharap tatkala halilintar menyambar

Sekalian membakar segala kepedihan didadaku

Kisah kita mati mendadak, entah karena apa

Mungkin saja jantungan

karena banyak kejadian dunia yang sulit diterima

Ataukah saluran darah tersumbat karena dinginnya cuaca rasa

Ya, mungkin lebih baik begini,

Daripada mengalami stroke atau sakit yang mencipta perih bagi yang melihatnya

Kumasukkan juga 100 puisi yang pernah kujanjikan untukmu,

Yang kutulis dengan pena cinta tentang kita

Lalu kutabur melati di atasnya

Puisi adalah saksi kisah yang pernah ada

Melati berarti cintaku padamu memang sederhana

Namun semua makna yang kupunya menghiasnya

Meskipun hatiku dari segumpal darah merah, namun cinta ini putih adanya

Peti masa lalu, kini telah dalam tanah

Masa lalu tertimbun disana

Kuseka air mata yang tersisa

Tak ada yang perlu ditangisi

Pertemuan dan perpisahan, sebenarnya sama

Tergantung dibelahan jiwa mana kita sembunyikan luka ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: