Puisi (HUJAN KEBOHONGAN)

HUJAN KEBOHONGAN

Utuh cintaku untukmu, tak ragu

Ternyata aku salah,

Putih tak selamanya putih

Manis rayumu,

Angina dusta yang menyeretku ke nirwana rasa

Perih hati

Namun, kutahan perasaan luka tak meruah kepinggiran mata

Langit menangis sedari pagi

Kubisikkan ke sisa gerimis di luar jendela,

“Tak ada cerita lagi antara kami”

Malam ini, hatiku kuyub oleh hujan kebohongan

Pelan namun pasti,

Pintu penantian kututup

Dibaliknya, aku akan mengobati luka ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: