KOPERASI

Nama : Yulinda Santiani

NPM   : 21208453

Kelas : 2 EB 13

~TUGAS EKONOMI KOPERASI~

Koperasi Indonesia

Organisasi koperasi terdapat hampir di semua negara industri dan negara berkembang. Pada mulanya koperasi tumbuh di negara-negara industri di Eropa Barat, namun kemudian setelah adanya kolonialisme di beberapa negara di Asia, Afrika dan Amerika Selatan, koperasi tumbuh di ngara-negara jajahan. Setelah mengalami kemerdekaan, banyak negara yang memanfaatkan koperasi sebagai salah satu alat untuk meningkatkan kesejahteraan, termaksud negara kita, Indonesia. Ini tebukti dalam beberapa kebijakan pembangunan selama PJPT 1 secara tegas dijelaskan beberapa hal berikut:

  1. Pembangunan koperasi badan usaha yang makin efisien dan menjadi gerakan ekonomi rakyat.
  2. Pelaksanaan fungsi dan peranan koperasi ditingkatkan melalui upaya peningkatan kebersamaan dan manajemen yang profesional.
  3. Pemberian kemampuan yang seluas-luasnya disegala sektor kegiatan ekonomi dan penciptaan iklim usaha yang mendukung kemudahan dalam memperoleh permodalan.
  4. Kerjasama antar koperasi, koperasi dengan BUMN, serta koperasi dengan BUMS sebagai mitra usaha yang dapat dikembangkan secara lebih nyata.

Pengertian Koperasi

Kata koperasi dalam bahasa Inggris disebut “Cooperation” atau “Cooperative” yang berarti kerjasama. Dalam pasal 33 ayat 1 mengamanatkan dibentuknya badan usaha yang berdasarkan pada asas kekeluargaan. Jadi, bentuk badan usaha yang dimaksud adalah koperasi. Hal ini juga sesuai dengan definisi koperasi menurut UU No. 25 Tahun 1992 yang berbunyi koperasi yaitu badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasar prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Dengan demikian, koperasi merupakan badan usaha yang dimiliki oleh para anggotanya sendiri dan diatur secara bersama-sama.


Landasan Asas dan Tujuan Koperasi Indonesia

Dalam Undang-Undang No.25 Tahun 1992 dikatakan bahwa koperasi Indonesia berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Sementara itu, koperasi Indonesia bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Prinsip Koperasi

Prinsip-prinsip koperasi Indonesia berdasarkan UU No.25 Tahun 1992 merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut:

  • Keanggotaan bersifat suka rela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing amggota
  • Pemberian balas jasa yang terhadap terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan Pengkoperasian
  • Kerjasama antar koperasi


Perangkat Organisasi Koperasi dan Rapat Anggota

Perangakat organisasi terdiri dari Rapat Anggota, Pengurus,dan Pengawas. Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Rapat anggota diadakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu tahun yang dihadiri oleh oleh anggota pelaksanaannya dan diatur dalam Anggaran Dasar. Hal yang diagendakan untuk dibahas dalam Rapat Anggota antara lain sebagai berikut:

  1. Anggaran Dasar (bila ada perubahan)
  2. Kebijakan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha operasi
  3. Pemilihan, pengangkatan, serta pemberhentian pengurusus dan pengawas (bila masa jabatan telah habis)
  4. Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan, dan belanja koperasi serta pengesahan laporan keuangan.
  5. Pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugas kerja
  6. Pembagian sisa hasil usaha

Rapat anggota koperasi tidak dapat diwakilkan kehadirannyaoleh orang lain baik sesama anggota maupun bukan anggota. Segala sesuatu yang telah ditetapkan dan disahkan dalam keputusan Rapat Anggota dianggap sah dan memiliki kekuatan hukum.

Pengurus

Pengurus adalah pelaksana kegiatan koperasi dan bertanggungjawab kepada Rapat Anggota. Tujuan pengurus adalah menjalankan kebijakan koperasi yang telah ditetapkan dan disahakan oleh Rapat Anggota, serta menjalankan usaha koperasi. Wewenang pengurus menurut UU No. 25 Tahun 1992 tercantum dalam pasal 30 ayat 2 yaitu sebagai berikut:

  • Mewakili koperasi di dalam dan di luar pengadilan
  • Memutuskan penerimaan dan penolakan anggota baru serta pemberhentian anggota sesuai dengan AD/ART
  • Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi sesuai dengan tanggung jawabnya serta keputusan rapat.

Pengawas

Tugas pengawas adalah mengawasi jalannya koperasi apakah sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan dalam Rapat Anggota. Syarat yang diutamakan untuk menjadi seorang pengawas adalh mengerti tentang pembukaan/administrasi keuangan.

Lambang pada Koperasi Indonesia

Lambang gerakan koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut :

1. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.

2. Roda bergigi menggambarkan upaya keras yang ditempuh secara terus menerus.

3. Kapas dan padi berarti menggambarkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh koperasi.

4. Timbangan berarti keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.

5. Bintang dalam perisai artinya Pancasila, merupakan landasan ideal koperasi.

6. Pohon beringin menggambarkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.

7. Koperasi Indonesia menandakan lambang kepribadian koperasi rakyat Indonesia.

8. Warna merah dan putih menggambarkan sifat nasional Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: